Tags

, , , , , , , , , , , , , ,


31 Mei, Israel menggila, membunuh, menzalim orang Islam dengan ‘cuek’ saja. Dunia Islam hanya sekedar mengutuk dan menjerit-jerit meminta tolong. Apakah harapan kita untuk dapat mengatasi si penzalim yang sungguh kejam itu? Kepada siapakah kita menyandarkan nasib untuk mendapat pembelaan dari musuh-musuh Allah itu?

Dr Mahathir meminta dunia mengutuk Israel. Tapi masalahnya Israel ini bukan takut dengan kutukan dunia. Dunia dia yang punya. Dia yang berkuasa, bukannya dunia ada kuasa ke atasnya. Allah kelihatannya terus membiarkan saja Israel mengganas kepada Islam. Mengapa Allah belum mau membela orang Islam?

Sebenarnya Tuhan ada berjanji kemenangan untuk Islam untuk kedua kalinya bertaraf Imperium. Artinya Yahudi akan kehilangan kuasa Dunia. Yahudi akan dikalahkan oleh Islam dan orang-orang Islam. Inilah kabar gembira bukan? Pertanyaannya siapa-siapakah orang-orang Islam itu? Yang mampu membuatkan Yahudi dibersihkan sama sekali dari bumi ini?

Ada tiga Tokoh yang disebut untuk melakukan misi kebangkitan Islam kali kedua ini.

  1. Putera Bani Tamim
  2. Imam Mahdi
  3. Nabi Isa A.S

Ketiga-tiga mereka adalah hasil didikan roh Rasulullah S.A.W yang sudah wafat bahkan mereka ialah mukjizat Nabi akhir zaman. Mereka itu Quran dan Hadis yang ditinggalkan, warisan kenabian untuk ummat yang dicintai. Ketiga-tiganya adalah orang roh yang belum mati. Sedang kursus lagi di alam roh untuk mendapat kekuatan roh yang cukup untuk mengalahkan Yahudi. Ketiga-tiganya pernah hidup dengan fisiknya di muka bumi ini. Tetapi ketiga-tiganya telah dighaibkan oleh Allah. Bila tiba masanya, Putera Bani Tamim akan kembali, Imam Mahdi akan zahir dan Nabi Isa akan turun.

Sekarang mereka bergabung kuasa cahaya (roh) dengan roh Rasulullah S.A.W untuk mengalahkan Yahudi. Bila Yahudi sudah lemah, Putera Bani Tamim akan datang untuk Daulah Islamiyah di Malaysia. Waktu itu, keadaannya semua rakyat Malaysia apapun bangsa, agama dan partai, semuanya menerima dengan baik, mendukung dan menyerah diri pada Islam.

Yahudi tidak takut pada dunia sekuler ciptaannya ini. Tidak juga kepada pejuang-pejuang sekuler walaupun atas nama Islam.

Yahudi takut hanya kepada Putera Bani Tamim dan orang-orangnya. Sebab kekuatan mereka ialah kekuatan teknologi roh yang bersifat ajaib, yang lebih hebat dari teknologi Yahudi ibarat langit dengan bumi. Yahudi sangat alim tentang ini, lebih alim dari ulama Islam yang paling alim.

Sekarang Yahudi tahu masa telah tiba untuk mereka akan kalah. Bila Putera Bani Tamim sudah ghaib, mereka sudah kehabisan kesempatan untuk menang. Allah sudah tamatkan tempo mereka berkuasa di bumi. Mereka menunggu hari-hari yang mereka akan jatuh. Tapi harapan tinggi untuk menyambut Dajjal yang akan datang setelah Imam Mahdi. Artinya mereka dalam ketakutan tapi penuh harapan! Seperti orang yang takut hendak bersalin, takut mati, tapi harapan tinggi untuk dapat anak lagi! Waktu Dajjal datang, orang Islam awam/umum semuanya jadi kafir. Kecuali pengikut Imam Mahdi hinggalah Nabi Isa turun untuk membunuh Dajjal, barulah dunia akan Islam semuanya, tidak seorang pun kafir lagi.

Tapi Mengapa Israel mengganas lagi di Gaza. Ya karena sebagai usaha-usaha terakhir. Dendam kepada orang Islam dilepaskanlah habis-habisan sebelum giliran mereka menerima nasib malang. Dalam keadaan mereka yang demikian itu, sepatutnya orang-orang Islam jangan mencari-cari masalah. Habis disapu oleh Singa Tua yang gila itu nanti. Orang Islam sepatutnya berdoa dan membaiki diri dengan taqwa, supaya Allah datangkan segera pemimpin rohani itu. Dia adalah Putera Bani Tamim. Siapakah Putera Bani Tamim. Ahmadinejad? Tak mungkin. Sebab pemimpin rohani tidak membawa senjata Nuklir.

Pemimpin Rohani membawa taqwa. Yakni teknologi roh yang kekuatannya jauh mengatasi kekuatan Yahudi. Contoh : 1001 keajaiban yang berlaku di dalam Tsunami Aceh itu, adalah buatan pemimpin rohani yang dilantik oleh Allah. Al-Quran menceritakan bagaimana tentara bergajah dihancurkan oleh burung-burung Ababil. Itu semua adalah mukjizat Nabi Muhammad saw, dan keberkatan tokoh-tokoh akhir zaman.

Yahudi bila melihat orang Islam telah dapat menghidupkan kembali Hadis Nabi, yaitu poligami Indah, dia tahu Muhammad ke-2 yaitu Imam Mahdi akan datang. Bayangan Imam Mahdi ialah Putera Bani Tamim. Yahudi sudah cukup gelisah. Mereka takut kepada Tuhan Nabi Muhammad yang akan menghancurkan mereka dengan keajaban. Bila diingatkan Tsunami ialah kepunyaan Abuya, itu sebenarnya pukulan maut untuk mereka.

Kalau begitu, dalam menghadapi Si Laknatullah ini, orang Islam panggillah Abuya untuk tolong. Biar Abuya datang dengan 1001 keajaiban, Yahudi akan hilang akal dan tersungkur jatuh. Dunia akan berubah oleh Islam. Islam jadi Tuan sekali lagi. Barat akan terjelapak di pangkuan kebenaran, Insya Allah.

Sebenarnya Abuya sebelum pergi ‘keluar negara’ pada 13 Mei 2010 tempo hari, telah memberitahu kepada Pak Sugiat begini : “Kejahatan Yahudi sudah sangat melampau. Saya mesti pergi.”

Heranlah Pak Sugiat, apa yang Abuya maksudkan dengan ‘pergi’. Hinggalah bila mendapat tahu Abuya ‘meninggal’, maka pahamlah beliau bahwa: “Sebenarnya saya merasakan Abuya tak ada dalam kuburnya. Abuya dirizkikan Allah dengan apa yang telah dirizkikan kepada Nabi Isa A.S.”

Abuya akan datang lagi, sabda Nabi Muhammad saw : “Ulama-ku umpama Nabi Bani Israel.”

Perbuatan Abuya dalam bukunya ‘Tsunami Membuktikan Abuya Putera Bani Tamim’ itu mengaku dia ialah Putera Bani Tamim atau Satrio Piningit, sebenarnya ialah meminta Yahudi dan konco-konconya menangkapnya. Sedang kejar mengejar, Abuya memacu kapal dengan hebat sekali, Yahudi mengejar dengan penuh sakit hati, tiba-tiba Abuya ‘terjun laut’!

Betapa heranlah musuh-musuh kenapa dia ‘mati’? ataukah dia telah beraksi gaya ‘Tarzan’ menjadi kapal selam untuk mempermain-mainkan lagi Yahudi? Kini dunia sedang sholat hajat meminta Allah tunjukkan kuasa-Nya kepada Yahudi.

Apakah mustahil untuk Allah mengembalikan Abuya dengan membawa kekuatan ‘super power’, kekuatan keajaiban dan kekuatan teknologi roh yang jauh mengatasi kekuatan Yahudi. Untuk pengetahuan semua Abuya mula mencetuskan rasa permusuhan kepada Yahudi ini (seperti yang dunia sedang lakukan hari ini), ialah sejak bulan Agustus 2009 lagi. Beliau tiba-tiba mengarahkan kami untuk membereskan dan menambah cantik keluarga Poligami Indah. Katanya Poligami Indah (yang dihasilkan karena mampu mengalahkan nafsu) adalah senjata untuk mengalahkan Yahudi. Klub Poligami Ikhwan (KPI) pun dilahirkan. Ajaib karena KPI mendapat reaksi dunia. Yahudi hiruk pikuk dibuatnya, website untuk KPI kini ialah dua juta lima ratus ribu banyaknya. Barat pun membuat klub poligami dan ada 200.000 website yang memuatnya.

Kemudian Abuya berkata lagi tentang senjata untuk mengalahkan Yahudi: ‘Rindukan Rasulullah adalah senjata lain untuk mengalahkan Yahudi.’ Abuya pun kampanyekan selawat Badawi diamalkan.

Akhir sekali Abuya membuat pukulan maut kepada Yahudi. Yakni melancarkan buku ‘Tsunami Membuktikan Abuya Putra Bani Tamim atau Satrio Pningit’ di Indonesia. Kata Abuya, Yahudi sangat tahu bahwa Tsunami Aceh itu adalah kutukan Allah kepada Amerika. Jadi bila Abuya mengaku dialah tuan punya Tsunami yang Allah ciptakan itu, maka pahamlah Yahudi bahwa waktu kekalahan telah tiba. Yahudi gembira kata Abuya tak lama lagi Dajjal akan keluar, setelah Imam Mahdi. Tapi Putra Bani Tamim diburu juga dan di depan matanya Abuya ghaib. Sekarang, Yahudi melepaskan dendam terakhir kepada Gaza, sebelum Putra Bani Tamim kembali untuk ‘mengajarnya’. Memang Putra Bani Tamim adalah orang yang dirizkikan Allah kemampuan untuk menyempurnakan misinya, untuk mengambil alih kuasa Yahudi di dunia. Kalau Abuya mampu ‘ghaib’ apakah yang anda risaukan lagi? Beliau kemudian akan dilengkapi dengan Imam Mahdi dan Nabi Isa di tahap dunia yang kedua-duanya itu pun Allah ghaibkan, supaya Yahudi tahu dia akan kalah! Kalah oleh keghaiban. Itulah harapan kami. Atau kalau tidak begitu, apa pilihan yang kita ada? Atau anda tidak sanggup kehilangan kuasa? Percayalah bahwa Abuya itu penyelamat atau pemimpin kasih sayang. Beliau mendoakan sekali pun musuhnya. Semua orang akan diselamatkan, tiada yang akan kehilangan apa-apa, yakinlah bahwa orang-orang Tuhan itu cukup baik, lebih dari ibu kamu kepada kamu!