Tags

, , , , , , , ,


Dunia sudah sangat memerlukan pemimpin-pemimpin yang bekerja dengan rohnya. Karena pemimpin yang bekerja dengan akal sudah tidak mampu menyelesaikan masalah-masalah dunia. Dunia orang Islam apalagi yang bukan Islam sudah sangat rusak kemanusiaanya. Manusia sungguh tidak sanggup anaknya berzina dan melahirkan anak luar nikah tetapi hal itu sudah menjadi seperti budaya didalam masyarakat.

Sungguh, dunia kini sedang amat memerlukan pemimpin roh, menggantikan pemimpin akal yang sedang gagal! Namun tiada seorang manusia biasa pun yang tahu perihal adanya pemimpin roh itu!

Apakah dia pemimpin roh, apa bedanya pemimpin akal, bagaimanakah caranya pemimpin roh itu dibina dan dilahirkan? Memang siapa pun tak terpikirkan tentang hal tersebut! Sehinggalah pada tanggal 1bulan April 2010 di Satun Thailand Abuya mengeluarkan arahan agar meeting bulanan Global Ikhwan Sdn Bhd (GISB) dinamakan Parlemen Roh dan dilaksanakan di dewan pertemuan besar yang ada panggung di dalamnya. Kata Abuya dari segi undang-undang Negara sebutan Parlemen Roh tidaklah salah. Atas nama Islam kita perlu mencetuskannya, sebagai alternatif dari parlemen-parlemen ‘akal’. Abuya menghendaki gerakan BOD dan Ibu-ibunya di dalam perusahaan Global Ikhwan adalah untuk menjadi pemimpin roh. Abuya sebut bahwa ini bukan aktifitas politik. Bukannya hal ini bermakna kita akan merampas kuasa Negara untuk digantikan dengan kuasa politik baru. Tidak sama sekali! Tidak! Untuk meyakinkan, silahkan bertanya pada intel-intel yang sangat tahu seluk beluk kegiatan perusahaan ini, apakah ada bukti-bukti yang mengatakan aktifitasnya dikatakan kearah itu?

Parlemen Roh ialah dewan persidangan (permusyawaratan) pemimpin-pemimpin Perusahaan Global Ikhwan Sdn Bhd bersidang untuk menjadi orang roh. Yaitu orang yang hatinya terikat dengan alam roh, alam ghaib, alam dimana pemimpin-pemimpin roh itu berada yaitu Rasulullah saw, para sahabat, Imam Mahdi dan lain-lain. Dan kini disana jugalah Abuya berada. Roh-roh masing-masing diaktifkan untuk berperanan melalui kegiatan-kegiatan rohaniah. Didahului oleh kuliah-kuliah ilmu dan tarbiah yang dapat menggerakan itu semua. Didalamnya ada juga persembahan seni budaya yang menghiburkan dan menyelamatkan Iman dan Islam para penonton yang ada di ruang dewan.

Abuya pemimpin roh itu memang telah mencetuskan kontroversi lagi kepada masyarakat. Dengan menyuguhkan konsep dan istilah Parlemen Roh ini. Memang hal ini sangat bertentangan sekali dengan pemahaman umum. Tapi Abuya sebenarnya memaksa kita berpikir kembali tentang Islam yang kita anut selama ini. Islam itu Agama paling istimewa datang dari Allah. Islam itu tinggi dan tiada yang lebih tinggi darinya, kata Baginda Rasulullah SAW. Islam itu mampu mencipta segalanya yang jauh lebih hebat dari apa yang dapat dibuat oleh ajaran-ajaran lain. Parlemen Roh adalah ciptaan terkini Abuya atas nama Islam.

Sempurnalah paket perjuangan Abuya yang bercita-cita membuktikan bahwa Islam ialah ‘A complete way of life’ (yakni Agama Syumul). Melalui dakwah dan kasih sayang, Islam dapat dibangunkan dalam semua cara hidup. Termasuklah dalam hal berparlemen. Siapa kata Islam tidak ada parlemen?

Demikianlah maka Abuya pun membuktikannya. Parlemen Islam sangat lain dari yang lain menurut Abuya. Didalamnya tidak ada adu mulut, saling menjatuhkan, pertengkaran dan adu tinju antara anggota parlemen. Kehidupan akhirat diikut sertakan sebagai agenda penting persidangan. Niscaya kalau sidang tersebut dipertontonkan kepada masyarakat akan terhiburlah manusia dan merasa mereka sedang diselamatkan di dunia dan di akhirat.

Apa salahnya dengan parlemen roh Abuya ini? Bukankah ia wajar dibenarkan dan didukung bahkan ditiru oleh semua parlemen orang Islam baik dalam partai atau perusahaan?

Jika ada pihak yang merasa terancam dan tersaingi, bukankah hal ini menjadi satu motivasi dan persaingan yang positif? Lahirkanlah karya-karya yang lebih baik untuk tidak kalah dengan Abuya. Atau bermufakatlah dengan baik untuk bekerjasama demi meningkatkan kekuatan orang Islam. Sebab Abuya itu bukan berniat jahat dengan semua yang diperjuangkannya. Cita-citanya hanyalah Islam dan kasih sayang!

Apa untungnya jika parlemen roh ini dinegatifkan, ditentang dan ditamatkan? Apa faedahnya? Bijakkah kita atau selamatkah kita kalau mengambil keputusan untuk mengkebumikannya? Sedangkan Abuya tidak rugi bila sumbangannya ditolak. Sebab Abuya akan terus menang baik ia diterima atau ditentang. Tapi kita menghancurkan sesuatu yang berkaitan dengan Allah dan Rasul. Apakah dengan begitu kita yakin dapat bahagia dan selamat? Allah telah menjawab pertanyaan pertama kita ketika menghancurkan Arqam. Apa tidak takut untuk meminta Allah menjawab sekali lagi pertanyaan yang sama? Sedangkan Abuya telah beritahu, kalau dilakukan juga usaha-usaha menghancurkan jemaah Islam ini, bukan lagi dua orang yang akan jatuh, bahkan kali ini semuanya akan jatuh segugus dan sekaligus! Kita lebih baik berusaha untuk percaya daripada tidak memperdulikannya. Ditegaskan sekali lagi bahwa nasib kita akan cukup baik kalau mau memikirkannya daripada mentertawakannya saja! Malang pasti menimpa karena Allah sudah membuktikannya sebelum ini di depan mata kita.

Tentang Negara Indonesia dan Malaysia yang kacau balau politiknya itu, apakah penyelesaian terbaik?
Semua pemimpin ada caranya dan ada jadwalnya untuk diperjuangkan. Tapi percayalah bahwa zaman sekarang ini sudah lama dan sudah sempurna Allah berkampanye untuk partai-Nya. Perebutan tiga penjuru sangat ketara.

Abuya calon dari Allah yang sedang beraksi klimaks untuk memenanginya demi Islam, demi Allah dan Rasul. Abuya tidak akan terlambat atau terlalu cepat dalam usaha menguasai suasana dan keadaan ini. Siapa yang kenal Abuya perihal ‘timing’ jadwalnya ini, niscaya cukup yakin bahwa Abuya tidak akan sia-siakan kesempatan dan niscaya tidak akan melepaskan kesempatan emas ini. Dengan gaya ghaib ini insya Allah Abuya mampu melakukannya dengan cemerlang, padahal sesaat sebelumnya tiada siapa yang dapat menduganya. Karena demikian itulah kemampuan Islam oleh kuasa Tuannya Yang Maha Berkuasa!

Kalau begitu lupakanlah teori-teori akal itu dalam hal menyelamatkan bangsa dan Negara! Akal sudah lama menipu daya, menjanjikan sesuatu yang tidak pasti. Sedangkan Allah tidak pernah mungkir janji. Oleh itu ambillah cara Abuya dan yakinlah bahwa hanya disiplin Abuya yang dijamin selamat dan menyelamatkan. Allahlah penyelamat sebenarnya.

Sholat dan sabar menunggu jadwal Allah, amalkan ajaran Islam yang Abuya contohkan dan arahkan, Insya Allah akan selamatlah bangsa dan Negara dari segala bencana yang ditakuti mungkin berlaku. Allah lah pencipta masalah dan Allahlah penyelesai sebenarnya.